Sabtu, 19 Januari 2013

Pengiriman Barang dengan Menggunakan Angkutan Laut (Kapal Konvensional)

Produk garmen yang telah dikemas dan melewati uji mutu produk (QC) disesuaikan dengan standar kualitas produk dari buyer, dan selanjutnya siap untuk dikirim kepada pemesan/pembeli (buyer).Pengiriman suatu produk atau barang dari penjual/seller kepada pembeli/buyer dapat ditentukan berdasarkan kebutuhan atas aspek-aspek suatu produk maupun ditentukan langsung oleh buyer, dikarenakan pengiriman suatu produk atau barang perlu mendapatkan perhatian khusus agar barang yang diterima tetap dalam keadaan baik.

Untuk pengiriman produk atau barang yang masih satu pulau dapat dilakukan dengan menggunakan sarana transportasi darat dengan dokumen-dokumen yang tidak serumit ketika pengiriman dilakukan ke luar pulau atau ke luar negeri. Umumnya, pengiriman suatu produk atau barang dapat dilakukan dengan menggunakan alat transportasi seperti angkutan laut (konvensional atau kontainer/peti kemas) dan angkutan udara.

Pada kegiatan pengiriman barang dengan menggunakan jasa alat transportasi angkutan laut, terdapat beberapa pihak-pihak yang saling terkait satu sama lain, yaitu :

Kegiatan Pengiriman Produk atau Barang


Untuk mengakomodasikan kegiatan pengiriman produk atau barang tersebut, dibutuhkan alat atau sarana transportasi. Ada berbagai jenis alat transportasi dari suatu negara ke negara lain. Namun, diantara yang sering digunakan sebagai alat angkut pengiriman produk atau barang untuk kegiatan ekspor impor adalah angkutan laut atau kapal laut. Angkutan atau kapal laut memiliki kelebihan dibandingkan dengan sarana transportasi yang lain, yaitu kelebihan dalam memuat lebih banyak barang.

  1. Tipe Kapal Laut
    Secara umum kapal laut memiliki beberapa tipe, yaitu :
    • Conventional Liner Vesell, adalah jenis kapal pengangkut yang belum menggunakan kontainer.

      Conventional Liner Vesell
    • Semi Container Vesell, adalah jenis kapal pengangkut barang yang menyediakan sebagian tempat untuk kontainer.

      Semi Container Vesell
    • Full Container Vesell, adalah jenis kapal yang khusus mengangkut barang-barang yang dikemas dalam kontainer dan berlabuh di dermaga atau pelabuhan peti kemas.

      Full Container Vesell
  2. Jenis Layanan Kapal Laut
    Sedangkan jika dilihat dari jenis layanan kapal pengangkut tersebut, maka jenis layanan kapal laut dapat dibagi menjadi 4 (empat) jenis layanan, yaitu :
    • Conference Line, yaitu jenis pelayanan kapal yang memiliki jadwal tetap berdasarkan persetujuan di antara anggota perusahaan pelayaran dan adanya kesamaan dalam penentuan tarif B/L (Bill of Lading).
    • Non Conference Line, yaitu perusahaan pelayaran yang tidak ikut bergabung dalam kelompok perusahaan pelayaran, dan adapun tarif ditentukan berdasarkan harga pasar.
    • NVOCC (Non Vesell Operating Common Carrier), yaitu perusahaan yang tidak memiliki armada pelayaran, namun menyediakan jasa pengurusan transportasi. Adapun jenis layanan seperti ini, maka tarif yang dibayarkan kepada eksportir lebih murah atau rendah, karena perusahaan biasanya mendapatkan potongan harga dari perusahaan pelayaran apabila dapat menjamin banyaknya barang yang dapat diangkut oleh perusahaan pelayaran tersebut dalam satu tahun.
    • Tramper Service, yaitu pelayaran kapal carter atau sewa untuk melayani pengiriman barang dalam jumlah besar dan homogen.
  3. Mekanisme Arus Barang
    Mekanisme arus barang dari shipper atau pengirim barang hingga siap untuk diangkut menggunakan kapal laut, dapat digambarkan sebagai berikut.
    Mekanisme Arus Barang pada Angkutan Laut Tipe Konvensional

    Keterangan gambar :
    1. Gudang pengiriman (shipper consignee)
    2. EMKL/pengangkutan (forwarder)
    3. Kantor perusahaan pelayaran (shipping company)
    4. Gudang (warehouse)
    5. Pebean (customs)
    6. Jasa bongkar/muat (slave doring company)
    7. Kapal laut pengangkutan (carrier)[]